

RFID menyediakan otentikasi anti-pemalsuan dan persyaratan inventaris untuk perhiasan dan barang mewah.
Merek-merek mewah, emas, perhiasan, giok, zamrud, dan barang berharga lainnya, karena nilai dan konsumsinya yang tinggi, juga memiliki kebutuhan manajemen yang kuat. Oleh karena itu, semakin banyak merek perhiasan menggunakan tag RFID UHF untuk mengelola aset mereka. Sebagai contoh, kita ambil emas, yang merupakan barang konsumsi sehari-hari yang paling umum.
Ringkasan Pasar:
Pada tahun 2020, akibat dampak epidemi, konsumsi emas di Tiongkok jauh lebih rendah. Menurut tahun normal, konsumsi emas tahunan mencapai 700 ton, dengan berat rata-rata setiap perhiasan emas 10 gram, sehingga total konsumsi perhiasan emas tahunan sekitar 70 juta buah. Ditambah giok, berlian, merek mewah, dan barang berharga lainnya, konsumsi tag RFID UHF di pasar ini berpotensi mencapai sekitar 20-30 juta buah.
2. Pasar barang mewah, perhiasan, dan barang berharga lainnya kini semakin terkonsentrasi pada merek tertentu. Karena nilainya yang tinggi, konsumen juga memiliki permintaan yang tinggi akan otentikasi anti-pemalsuan, sehingga pendorong pasarnya pun baik.
3. Saat ini, banyak merek barang mewah dan perhiasan yang sedang melakukan uji coba penggunaan RFID UHF, yang digunakan untuk inventarisasi dan anti-pemalsuan, sehingga tag tersebut akan melibatkan pita UHF dan HF.
Tinggalkan pesan
Pindai dan kirim ke WeChat/WhatsApp :