


Pembelian terbaik yang saya lakukan musim dingin ini! Warna dan rajutannya sangat indah dan sangat nyaman! Saya pergi dari NYC ke Miami tanpa pernah melepasnya. Sangat lucu!!
Sebagai kebutuhan pokok dalam kehidupan pasien, desain kemasan obat tidak hanya harus memenuhi kebutuhan masyarakat umum, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan khusus penyandang tunanetra saat menggunakan obat. Mengingat permasalahan seperti kesulitan identifikasi dan kejelasan informasi saat menggunakan obat bagi penyandang tunanetra, dengan mengandalkan teknologi digital kemasan cerdas, melalui platform cloud kemasan cerdas, desain kemasan obat tanpa hambatan bagi penyandang tunanetra dipelajari dari tiga arah: identifikasi informasi obat tanpa hambatan, proses penggunaan obat tanpa hambatan, dan adaptasi emosional tanpa hambatan. Keunggulan identifikasi kemasan cerdas yang mudah, interaksi manusia-komputer, dan analisis data dimanfaatkan sepenuhnya untuk membantu memandu penyandang tunanetra dalam menggunakan obat dan mencapai harapan desain penggunaan obat tanpa hambatan bagi penyandang tunanetra.
Pengemasan digital menjadikan kemasan sebagai media pembawa, melalui komponen sensor elektronik, sehingga kemasan dapat mencapai interaksi informasi, analisis data, komunikasi waktu nyata, dan fungsi lainnya. Penggunaan barcode dan kode dua dimensi pada kemasan farmasi secara bertahap semakin populer, tetapi penyandang tunanetra akan mengalami hambatan dan kesulitan saat menggunakan keterampilan yang dibutuhkan dalam rentang penglihatan mereka, seperti kelemahan warna pada orang dengan sensitivitas warna rendah, dan sulit bagi penyandang tunanetra untuk mengetahui letak kode pemindaian. Teknologi RFID dan NFC memberikan kemungkinan pengenalan informasi tanpa hambatan bagi penyandang tunanetra. RFID adalah teknologi identifikasi otomatis tanpa kontak, yang menggunakan sinyal frekuensi radio untuk mengidentifikasi komoditas dan tag elektronik pada kemasan untuk mendapatkan data yang relevan.
Dengan memasang RFID pada kemasan farmasi, penyandang tunanetra dapat mengakses informasi tentang obat-obatan mereka tanpa perlu memindai ke arah tertentu dan tanpa memerlukan pemindai. RFID memiliki persyaratan cahaya rendah dan dapat mengirimkan informasi jarak jauh. RFID membutuhkan lebih sedikit cahaya dan dapat mengirimkan informasi jarak jauh, sehingga memudahkan penyandang tunanetra untuk mengidentifikasi informasi obat. NFC adalah bentuk komunikasi antar-pihak. NFC adalah sejenis chip kartu induktif terintegrasi dengan fungsi komunikasi antar-pihak. NFC adalah sejenis chip sensor terintegrasi dengan fungsi komunikasi titik-ke-titik, yang ditanamkan dalam kemasan obat untuk memenuhi kebutuhan khusus penyandang tunanetra. Teknologi chip NFC ditanamkan dalam kemasan farmasi untuk kebutuhan khusus penyandang tunanetra, dan bekerja bersama dengan Teknologi RFIDMelalui terminal seluler, NFC dapat mewujudkan fungsi pembayaran, identifikasi, pengecekan, dan anti-pemalsuan melalui telepon seluler. NFC digunakan dalam terminal seluler untuk fungsi pembayaran, identifikasi, pengecekan, dan anti-pemalsuan melalui telepon seluler.
Semakin banyak telepon seluler dan perangkat seluler yang mendukung fungsi NFC. Semakin banyak telepon seluler dan perangkat seluler yang mendukung fungsi NFC, sehingga menyediakan prasyarat yang cukup bagi NFC untuk diintegrasikan ke dalam kemasan farmasi. Penggunaan kemasan pintar untuk obat-obatan dengan fungsi NFC sangat sederhana, tidak perlu memindai, sangat cepat, dan data real-time tersedia. Pemindaian sangat cepat dan mudah, dan data real-time dapat dipertukarkan. Perangkat dapat mengarahkan ke kemasan farmasi untuk mendapatkan informasi label seperti kode kemasan, nama, bahan, dan sebagainya. Perangkat terminal pintar dapat mengarahkan ke kemasan untuk mendapatkan informasi label seperti kode kemasan, nama, bahan, dll., dan juga dapat mendengarkan informasi tersebut dengan headset Bluetooth yang disertakan, yang dapat membantu melindungi privasi pasien.
2.2 Teknologi Penginderaan Informasi Komprehensif
Untuk memenuhi kebutuhan berbagai kelompok masyarakat, kemasan farmasi perlu memiliki pilihan teknologi penginderaan yang tepat sasaran untuk kemasan, dengan memanfaatkan sepenuhnya berbagai sistem penginderaan gabungan. Misalnya, untuk obat-obatan dengan batasan suhu penyimpanan yang sangat ketat, kemasan obat dapat menggunakan teknologi TTI. Teknologi TTI dapat digunakan dalam kemasan cerdas, yang dapat secara efektif mendeteksi suhu di lingkungan kemasan farmasi. Kemasan cerdas dapat secara efektif mendeteksi perubahan suhu di lingkungan kemasan farmasi dan memberikan peringatan tepat waktu, mengurangi kelalaian inspeksi manual. Teknologi ini dapat secara efektif mendeteksi perubahan suhu di lingkungan kemasan farmasi, memberikan peringatan tepat waktu, dan mengurangi kelalaian inspeksi manual. Untuk obat-obatan yang tidak boleh terpapar cahaya dan oksigen dalam waktu lama, teknologi TTI dapat dipasang. Untuk obat-obatan yang tidak boleh terpapar cahaya dan oksigen dalam waktu lama, perangkat penginderaan cahaya dan sensor karbon dioksida dapat dipasang untuk mendeteksi status penyimpanan dan pembukaan obat tepat waktu. Status penyimpanan obat dan penggunaan obat setelah dibuka dapat dideteksi tepat waktu, dan peringatan suara dapat diberikan untuk menghindari masalah. Pemasangan perangkat peka cahaya dan sensor karbon dioksida dapat mendeteksi status penyimpanan obat dan penggunaannya setelah dibuka secara tepat waktu. Hal ini memastikan keamanan obat dengan memberikan peringatan suara tentang masalah pada obat, sehingga menghindari penggunaan obat yang tidak tepat oleh penyandang tunanetra.
Tinggalkan pesan
Pindai dan kirim ke WeChat/WhatsApp :